Di Tengah Gejolak Geopolitik Global, Dit Intelkam Polda Riau & F.SPTD Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

  • Rabu, 24 Juni 2026

RIAURAYA.TV, PEKANBARU - Kegiatan Coffee Morning F.SPTD Provinsi Riau dan F.SPTD Kabupaten Indragiri Hilir bersama Dit Intelkam Polda Riau dan instansi terkait dilaksanakan pada hari Selasa (23/06/2026) bertempat di Best Cafe, Jl. HR. Soebrantas, Tembilahan, dengan dihadiri sekitar 150 orang pengurus PUK F.SPTD dan pekerja/buruh F.SPTD se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Ketua PD F.SPTD-K.SPSI Provinsi Riau Dedi Irawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dit Intelkam Polda Riau dan instansi terkait. F.SPTD menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah dalam menjaga Kamtibmas, khususnya menghadapi dinamika ketenagakerjaan dan situasi geopolitik global yang tidak menentu.

Perwakilan PC F.SPTD-K.SPSI Kabupaten Indragiri Hilir Ahmad Yusandra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara pengurus serta pekerja/buruh dengan Dit Intelkam Polda Riau dan instansi terkait. F.SPTD Kabupaten Indragiri Hilir mengapresiasi dukungan terhadap kegiatan tersebut dan berkomitmen mendukung upaya kepolisian serta pemerintah dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Ps. Kasubdit Kamsus Dit Intelkam Polda Riau Kompol Efrinoka, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global tahun 2026 yang semakin kompleks dan tidak kondusif dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan, antara lain melalui fluktuasi harga komoditas, ketidakstabilan rantai pasok, perubahan kebijakan perdagangan serta meningkatnya biaya produksi.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kegiatan usaha, penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan pekerja.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Serikat Pekerja/Buruh memiliki posisi strategis sebagai wadah pekerja sekaligus mitra pemerintah dan perusahaan dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis. Persoalan pengupahan, PHK, jaminan sosial, kesejahteraan pekerja dan kebijakan ketenagakerjaan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi, dialog dan musyawarah sehingga tidak berkembang menjadi perselisihan maupun aksi yang dapat mengganggu Kamtibmas.

Dit Intelkam Polda Riau mengajak F.SPTD untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi permasalahan ketenagakerjaan, memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan perusahaan serta mengedepankan penyelesaian secara konstruktif. F.SPTD juga diharapkan dapat menjadi mitra dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah isu ketenagakerjaan berkembang menjadi gangguan Kamtibmas.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan informasi provokatif melalui media sosial maupun grup WhatsApp. Informasi terkait pengupahan, PHK, kondisi perusahaan dan kebijakan pemerintah agar tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan sebelum dilakukan verifikasi melalui sumber resmi dan terpercaya.

Peserta juga diimbau menerapkan prinsip saring sebelum sharing, tidak mudah terpengaruh informasi yang sesuai dengan kepentingan kelompok, serta melakukan klarifikasi terhadap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Peningkatan literasi digital dinilai penting untuk mencegah berkembangnya informasi provokatif yang dapat memengaruhi hubungan industrial dan situasi Kamtibmas.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan makan bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.(rls)

Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv

#pekanbaru

Video Lainnya