Tanah Konsesi Jadi Soal Kota Dumai, Eddy Yatim: Usul Pembangunan SMA, Namun Dipinggir Kota
- Jumat, 22 November 2024
riauraya.tv - Masalah tanah konsesi yang tidak terurus dengan maksimal oleh Pemerintah Kota Dumai menjadi tantangan serius dalam pembangunan kota ini. Hal tersebut disampaikan oleh Eddy Yatim, calon Wakil Walikota Dumai nomor urut 1, dalam debat pasangan calon walikota dan wakil walikota Dumai 2024.
Eddy Yatim, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi V DPRD Riau, mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengusulkan pembangunan dua sekolah baru di Dumai. Namun, karena terbatasnya lahan yang bisa dihibahkan oleh Pemko Dumai untuk lokasi di tengah kota, kedua sekolah tersebut akhirnya dibangun di pinggiran kota, salah satunya adalah SMAN 8 Dumai.
“Sekolah baru yang saya usulkan untuk kota Dumai bertujuan untuk mengatasi masalah kepadatan peserta didik di tengah kota. Namun, karena persoalan tanah konsesi yang belum terselesaikan dan kurangnya komunikasi antara Pemko Dumai, pemerintah pusat, Kementerian BUMN, serta Kementerian Keuangan, terutama Dirjen DPJP, maka pembangunan ini tidak bisa terlaksana dengan maksimal,” ujar Eddy Yatim.
Eddy menegaskan bahwa untuk mempercepat proses penyelesaian masalah tanah dan mendorong pembangunan yang lebih baik di kota Dumai, dibutuhkan komunikasi yang intensif dan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk Pemko Dumai dan pemerintah pusat. "Kedepan, kita harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat, demi Dumai yang harmonis dan bermarwah," tegasnya, disambut sorakan pendukung pasangan calon IDEAL pada Kamis (21/11).
Selain itu, Eddy Yatim juga berbagi pengalaman terkait persoalan lahan yang tumpang tindih di Provinsi Riau. Sebagai anggota Komisi I, dirinya pernah menjadi penengah dalam menyelesaikan sengketa lahan, terutama yang melibatkan wilayah operasi eks-Chevron atau Pertamina. "Kami sudah membawa masalah ini hingga ke ATR BPN pusat dan Kementerian BUMD, yang kini sudah menerima instruksi dari menteri untuk segera menyelesaikan masalah ini agar masyarakat tidak dirugikan," ujarnya.
Sebagai calon Wakil Walikota, Eddy Yatim yang juga tengah menempuh pendidikan Doktoral di bidang Sosiologi Universitas Riau, menekankan bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama ada komunikasi yang baik dan mengutamakan kepentingan masyarakat. “Warga Dumai membutuhkan kepastian status tanah mereka, serta pembangunan fasilitas publik yang memadai. Jika masalah tanah konsesi ini bisa diselesaikan, Dumai akan terus tumbuh menjadi kota metropolis di pantai timur Sumatera,” tambahnya.
Eddy Yatim juga menegaskan pentingnya pembangunan yang mengedepankan kearifan lokal dan bermarwah untuk membawa Dumai menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera. "Kita adalah beranda terdepan Indonesia. Kini saatnya Dumai bersolek untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya.
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

