Inflasi April 2024 Tercatat 0,25 Persen
- Jumat, 03 Mei 2024
riauraya.tv - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulan April 2024 tercatat sebesar 0,25 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender 2024 (Januari-April) mencapai 1,19 persen dan inflasi tahunan per April sebesar 3 persen.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis (2/5/2024) di Jakarta. Menurut dia, sektor transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar yaitu 0,93 persen dengan andil sebesar 0,12 persen.
"Dari kelompok transportasi, penyumbang utama inflasi adalah tarif angkutan udara dengan andil 0,06 persen," kata Amalia. Selanjutnya tarif angkutan antarkota dengan andil inflasi 0,03 persen serta tarif kereta dengan andil 0,01 persen.
Komoditas lain yang berkontribusi pada inflasi adalah bawang merah, emas perhiasan, tomat, dan bawang putih. Sedangkan komoditas cabe merah, beras, dan telur ayam ras sebaliknya memberikan andil deflasi.
Menurut perhitungan per wilayah, inflasi pada April 2024 dialami 34 dari 38 provinsi. Inflasi tertinggi terjadi di Papua dan Papua Tengah yaitu sebesar 1,02 persen.
Sementara itu, inflasi komponen inti per April 2024 sebesar 0,29 persen dengan andil 0,18 persen. Beberapa komoditas pemicunya antara lain emas perhiasan, minyak goreng dan gula pasir.
Kemudian inflasi komponen harga diatur pemerintah pada April 2024 sebesar 0,62 persen dengan andil 0,12 persen. Komoditas pemicunya pada kelompok ini adalah tarif angkutan udara, tarif antarkota, sigaret kretek mesin, dan tarif kereta.
Sedangkan komponen harga bergejolak (volatile food) mengalami deflasi 0,31 persen pada April 2024. Komoditas pendorong deflasi di antaranya cabe merah, beras, telur ayam ras, dan cabe rawit. (mm)
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

