Ikhsan Nizar: Green Policing Polda Riau Adalah Jawaban Nyata Tantangan Krisis Iklim

  • Senin, 16 Februari 2026

DUMAI (RRTV) – Muhammad Ikhsan Nizar secara resmi menerima mandat sebagai Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kota Dumai pada Senin (16/02/2026). Penyerahan mandat ini menandai babak baru bagi gerakan lingkungan di Kota Dumai untuk bergerak lebih sistemik dan kolaboratif.

​Dalam sambutannya, Ikhsan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Hengky Primana, M.I.P., atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa PeHR hadir sebagai wadah kontribusi nyata di tengah ancaman krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan di Bumi Lancang Kuning.

​"Isu lingkungan di Riau bukan sekadar persoalan ekologis, tapi berdampak langsung pada ekonomi dan kesehatan. Kehadiran PeHR harus mengedepankan asas inklusif, kolaboratif, dan progresif dalam bermitra dengan seluruh pihak," ujar Ikhsan.

Mendukung Green Policing dan Arahan Presiden 

Ikhsan menyoroti tantangan lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta degradasi kualitas udara yang membutuhkan pendekatan sistemik. Ia memuji langkah proaktif Polda Riau melalui program Green Policing. Program ini dinilai selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait komitmen "Perang Terhadap Sampah" dan aksi korve nasional yang disampaikan pada Rakornas di Sentul, awal Februari lalu.

​"Polda Riau telah 'mencuri start' dalam mengimplementasikan instruksi Presiden ke-8 melalui Green Policing. Ini bukan sekadar seremonial, melainkan konsep terpadu untuk merawat tuah dan menjaga marwah Riau melalui reboisasi, edukasi, dan penegakan hukum lingkungan," tambahnya.

​Di bawah kepemimpinannya, PeHR Kota Dumai berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian dalam menjaga kawasan hutan serta bibir pantai dari kerusakan, sekaligus memastikan kebersihan ruang publik demi keberlanjutan masa depan lingkungan di Kota Dumai.

 

Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv

#dumai

Video Lainnya