Wawako Sugiyarto Dukung Penuh Program Pengelolaan Limbah Obat
- Rabu, 22 Oktober 2025
DUMAI (RRTV) – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dumai menggelar acara Pemusnahan Hasil Pengawasan dan Sosialisasi program Ayo Buang Sampah Obat (ABSO) pada Selasa (21/10/2025) di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, S.E.
Kegiatan pemusnahan ini merupakan puncak dari rekapan hasil pengawasan BPOM Dumai bersama lintas sektor selama periode tahun 2022 hingga 2025. Total produk yang dimusnahkan mencapai 854 item dengan 9.908 pieces, dengan estimasi total nilai kerugian ekonomi mencapai Rp 620.871.300,-.
Produk-produk ilegal yang dimusnahkan ini beragam, mulai dari obat dan makanan yang tidak memiliki izin edar (TIE) hingga produk yang terbukti mengandung bahan berbahaya. Produk-produk tersebut ditemukan dari hasil pengawasan di berbagai tempat seperti toko pangan, toko kosmetik, toko obat, dan depot jamu di wilayah kerja BPOM Dumai.
Integrasi Program ABSO untuk Lingkungan Sehat
Selain pemusnahan produk ilegal, acara ini juga mengintegrasikan sosialisasi program Ayo Buang Sampah Obat (ABSO). Kepala BPOM Dumai, Emi Amalia, S.Farm., Apt., M.Sc, menjelaskan bahwa program ini sangat penting mengingat sampah obat yang dibuang sembarangan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data yang ada, BPOM Dumai berhasil mengumpulkan sebanyak 88 item atau 1.002 pieces sampah obat dari masyarakat untuk dimusnahkan. Emi Amalia menekankan bahaya pembuangan obat sembarangan.
"Sampah obat yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan berkurangnya efektivitas obat dan menimbulkan efek yang tidak diharapkan. Untuk menghindari hal tersebut, kami mengajak masyarakat membuang sampah obat ke dalam dropbox yang telah tersedia di apotek yang berpartisipasi dalam program ABSO dengan benar,” ujar Emi.
Apresiasi dari Wakil Walikota
Wakil Walikota Sugiyarto menyambut baik inisiatif BPOM Dumai ini. Ia menyampaikan bahwa program pemusnahan hasil pengawasan dan sosialisasi ABSO memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam rangka mendisiplinkan masyarakat terkait pengelolaan limbah obat-obatan.
“Selain pemusnahan produk ilegal, hari ini kita juga menyambut baik program ABSO. Kegiatan ini tentu memiliki urgensi yang sangat tinggi dimana sering kali obat-obatan dibuang secara sembarangan dan dapat menimbulkan efek negatif bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait cara penanganan sampah obat yang tepat,” kata Wawako Sugiyarto.
Acara ditutup dengan Wakil Walikota Sugiyarto bersama Kepala BPOM Dumai dan tamu undangan secara simbolis melaksanakan pemusnahan obat-obatan serta mempraktikkan langkah-langkah pembuangan sampah obat secara baik dan tepat.
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

