Ukraina

Zelenskyy Desak Tindakan Cepat AS Saat Ukraina Cari Rencana Kemenangan Melawan Rusia

  • Rabu, 25 September 2024

riauraya.tv — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dijadwalkan untuk mempresentasikan rencana kemenangan rinci kepada pemerintahan Biden minggu ini, menyerukan agar Amerika Serikat segera bertindak dalam mendukung upaya Kyiv melawan invasi Rusia yang sedang berlangsung. Rencana tersebut, yang dirahasiakan hingga dipresentasikan secara resmi kepada Presiden Joe Biden, menguraikan langkah-langkah penting yang diperlukan untuk mengamankan kemenangan militer, politik, dan diplomatik Ukraina atas Rusia sebelum transisi presiden AS berikutnya pada Januari 2025.

Proposal pemimpin Ukraina itu dilaporkan mencakup permintaan untuk keanggotaan NATO, sebuah isu yang telah menjadi sumber perdebatan antara Kyiv dan Moskow. Zelenskyy juga diperkirakan akan mendorong izin untuk menggunakan senjata jarak jauh dari Barat untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia, yang hingga kini masih menjadi garis merah bagi beberapa sekutu Ukraina. Tujuannya adalah mempercepat keputusan yang telah dipertimbangkan oleh negara-negara Barat sejak invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022.

Meskipun beberapa pejabat dan analis tetap optimis tentang potensi rencana ini, yang lain meragukan efektivitasnya. Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, yang telah diberi pengarahan tentang rencana tersebut, mengatakan bahwa rencana ini “bisa berhasil,” tetapi ada kekhawatiran apakah AS dan sekutunya dapat menerapkan langkah-langkah ini dengan cepat. Zelenskyy, yang menyadari keraguan ini, menekankan pentingnya bertindak segera, dengan mengatakan bahwa tindakan harus diambil “hari ini, selagi semua pejabat yang menginginkan kemenangan untuk Ukraina masih berada di posisi resmi.”

Pasukan bersenjata Ukraina terus menghadapi kondisi brutal di medan perang, terutama di wilayah timur Donetsk. Di Vuhledar, titik logistik penting, tentara Ukraina berjuang untuk mempertahankan garis pertahanan sementara pasukan Rusia terus mendesak maju. Seorang prajurit di wilayah tersebut, yang diidentifikasi sebagai Kyanin, mengungkapkan harapannya bahwa AS akan berkomitmen untuk menyediakan sumber daya yang signifikan, termasuk “seribu tank” dan “ribuan senjata serta amunisi,” untuk mengubah jalannya perang.

Rencana Zelenskyy merupakan respons langsung terhadap meningkatnya tekanan dari sekutu Barat dan warga Ukraina yang lelah berperang untuk merundingkan gencatan senjata. Kyiv telah menolak negosiasi semacam itu tanpa perubahan signifikan, dengan alasan bahwa gencatan senjata hanya akan memberi waktu bagi Rusia untuk membangun kembali militernya dan melancarkan invasi di masa depan. Bagi Ukraina, tujuan akhirnya adalah melumpuhkan kemampuan Moskow untuk berperang, memastikan keamanan dan stabilitas jangka panjang bagi negara tersebut.

Saat ia bersiap untuk bertemu dengan Biden, Zelenskyy menghadapi tantangan besar, dengan waktu yang semakin terbatas untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan. Meskipun demikian, ia tetap teguh, menggambarkan proposalnya sebagai "jembatan menuju KTT Perdamaian," yang telah ia usulkan untuk bulan November. Namun, Rusia telah menyatakan bahwa mereka tidak akan menghadiri KTT tersebut, sehingga keberhasilan rencana Zelenskyy sebagian besar bergantung pada dukungan dari mitra Baratnya. (AP)

Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv

#internasional
#riau-raya

Video Lainnya