Enam Pendaki Asal Riau Belum Berhasil Dievakuasi dari Gunung Marapi
- Senin, 04 Desember 2023
riauraya.tv - Dari 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi di Sumater Barat meletus Ahad (3/12/2023), 29 di antaranya berasal dari Provinsi Riau.
Dikutip dari Republika.co.id, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Rozita menyebutkan, dari 29 orang tersebut baru 23 orang yang sudah berhasil dievakuasi.
"Tadi kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Sumatera Barat, masih ada enam pendaki asal Riau yang belum turun," ujar Rozita dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin (4/12/2023).
Rozita mengungkapkan nama-nama pendaki asal Riau dan sudah turun dari Gunung Marapi, yakni: Elika Maharani, Dewi Anggraini, Naomi Joana Simanjuntak, Sri Wahyuni, Benget Hasiholan Maremare, Lolita Veronica, Diyah Surya Purnama Sari, Syaiful Anwar, Ahmad Albar, Lidia Fatmasari, Brima Danu, Ikhwanudin, Firnando Situmorang, Iqbal, Jeni, Toni Alifian, Al Fajri, Selastri Anggini, dan Nur Rizki.
Sedangkan yang belum turun adalah Nazatra Adzin Mufadhal, M Wilki Saputra, M Ridho Kurniawan, Ilham Nanda Bintang, dan M Adhan.
Sebelumnya petugas pemantau Gunung Merapi Ahmad Rifandi mengatakan erupsi terjadi pada Ahad (3/12/2023) pukul 14.54 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 3.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.891 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.
"Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah/puncak," katanya.
Berdasarkan data, katanya, Gunung Marapi merupakan salah satu gunung aktif di Sumatera Barat. Gunung ini terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, dengan ketinggian 2.891 mdpl. (mm)
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

