Iran Luncurkan Serangan Rudal Tak Terduga ke Israel, Picu Reaksi Beragam
- Kamis, 03 Oktober 2024
riauraya.tv – Pada Selasa malam, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan serangan rudal tak terduga ke Israel, memicu perayaan di seluruh negeri ketika ribuan warga Iran turun ke jalan. Serangan tersebut, yang disiarkan langsung di televisi negara, memperlihatkan kerumunan besar yang berkumpul di rapat umum yang diorganisir oleh pemerintah, di mana pemerintah mendorong dukungan publik untuk serangan itu. Kembang api menerangi langit, dan lagu-lagu patriotik memuji angkatan bersenjata Iran dan Hezbollah, menandakan dukungan luas untuk serangan ini. Acara tersebut juga diwarnai oleh komentar penuh semangat dari presenter seperti Amirhossein Tahmasebi, yang merayakan serangan rudal dengan penuh semangat.
Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah pembunuhan pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah dan Brigadir Jenderal IRGC Abbas Nilforoushan dalam serangan besar di Beirut. Pesan dari pihak pemerintah Iran menekankan bahwa Hezbollah tetap kuat dan menegaskan bahwa "poros perlawanan" terhadap Israel tidak akan goyah. Namun, beberapa warga Iran mengungkapkan kekhawatiran tentang risiko eskalasi menjadi perang regional yang luas. Presiden Masoud Pezeshkian, yang dianggap moderat, awalnya menunjukkan ketidakrelaan untuk menyerang dalam situasi yang sangat volatile ini, mencerminkan ketegangan antara upaya menahan diri dan membalas dendam atas kematian tersebut.
Para pemimpin Iran menunjukkan persatuan setelah serangan rudal dimulai, dengan pejabat kunci termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Bagheri, dan Panglima Tertinggi IRGC Hossein Salami terlihat di pusat komando menyaksikan serangan tersebut dengan kepuasan yang jelas. Dalam video yang dirilis media, Salami terlihat melaporkan keberhasilan serangan kepada Presiden Pezeshkian, menekankan bahwa negara siap menghadapi balasan dari Israel. Tampilan persatuan ini menunjukkan bahwa tentara Iran, kementerian pertahanan, dan pemerintah sejalan dalam sikap mereka terhadap Israel.
Sementara banyak yang merayakan serangan rudal tersebut, yang lain mengungkapkan kekhawatiran tentang konsekuensinya. Pejabat Iran memperingatkan Amerika Serikat dan sekutu Israel lainnya untuk tidak melakukan balasan, mengancam serangan rudal lebih lanjut terhadap pangkalan mereka jika mereka ikut campur. Namun, dengan tindakan militer Israel baru-baru ini di Lebanon dan Jalur Gaza, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang, beberapa warga Iran khawatir akan kemungkinan balasan langsung dari Israel ke wilayah Iran. "Saya sangat takut tadi malam, kami mempertimbangkan untuk meninggalkan kota bersama keluarga," kata seorang wanita berusia 55 tahun dari Teheran kepada Al Jazeera.
Sebaliknya, untuk mengatasi ketegangan, beberapa warga Iran beralih ke humor. Media sosial dipenuhi dengan lelucon yang mencerminkan ketakutan dan ketidakpastian, dengan pengguna yang menganggap enteng situasi meskipun ada potensi konflik. Seorang pengguna berkomentar tentang ketidakpastian situasi, mengatakan, "Saya perlahan memasukkan rencana lima tahun saya ke laci dan mengeluarkan rencana lima jam saya." Humor membantu meredakan kecemasan kolektif ketika banyak orang menunggu kabar kemungkinan balasan dari Israel.
Meskipun ada perayaan resmi, tidak semua warga Iran mendukung tindakan pemerintah mereka. Beberapa menyatakan simpati kepada Israel dan mengkritik serangan tersebut secara online. Sebagai tanggapan, departemen intelijen IRGC mengeluarkan pernyataan yang mendesak warga untuk melaporkan dukungan publik apa pun terhadap Israel di media sosial. Reaksi yang beragam di kalangan warga Iran menyoroti perasaan yang terpecah tentang sikap agresif pemerintah, dengan kegembiraan atas unjuk kekuatan militer yang disandingkan dengan ketakutan akan kehancuran yang dapat dibawa oleh perang lainnya ke Iran. (mm)
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

