SEJUMLAH ORMAS DI PEKANBARU TOLAK KEBERADAAN HIBURAN MALAM PUB&KTV JOKER POKER
- Rabu, 14 Desember 2022
riauraya.tv - Munculnya tempat hiburan malam PUB & KTV Joker Poker di Kota Pekanbaru, Riau, ternyata banyak mendapat penolakan dari masyarakat. Banyak masyarakat atas nama lembaga dan organisasi keagamaan serta organisasi massa bereaksi keras atas beroperasinya tempat hiburan malam yang sudah buka sejak Sabtu, 10 Desember 2022.
Masyarakat resah karena tempat hiburan malam itu berlokasi di areal Pondok Pesantren, rumah tahfidz, dan masjid, serta berdekatan dengan pemukiman yang terletak di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru.
Salah satu organisasi massa yang menyoroti keberadaan hiburan malam tersebut adalah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau.
masyarakat setempat, tokoh masyarakat, ulama sudah beberapa organisasi kemasyarakatan berulang kali menyatakan sikap dan reaksinya.
Atas hal itu kami mendesak Pj Walikota untuk menutup tempat hiburan joker dan poker tersebut.
Massa aksi juga mendesak DPRD kota Pekanbaru melakukan pengawan dan mengawal proses penutupan tempat hiburan malam tersebut hingga selesai. Serta meminta Kapolresta Pekanbaru, untuk mengusut proses perizinan soft opening JokerPoker yang tidak mengantongi izin lingkungan dari masyarakat sekitar.
Penolakan keberadaan PUB & KTV Joker Poker juga datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.
Pada prinsipnya, MUI Kecamatan Binawidya tidak melarang siapapun untuk melakukan kegiatan usaha di lingkungan kecamatan Binawidya, dan itu sangat baik karena akan menyerap tenaga kerja dan mengembangkan ekonomi warga sekitar,” bunyi Surat MUI Kecamatan Binawidya, Senin (12/12/2022).
Didalam surat yang berisi penolakan itu juga menyebut, keberadaan PUB & KTV Joker Poker bermasalah dalam banyak hal mulai dari proses perizinan, dampak lingkungan dan jenis usaha yang tidak sesuai dengan semboyan Pekanbaru Madani serta berdekatan dengan pesantren, masjid dan kampus.
Atas pertimbangan tersebut maka MUI Kecamatan Binawidya dengan tegas menolak keberadaan PUB & KTV Joker Poker di Kecamatan Binawidya.
Sementara, Ketua Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Binawidya, M. Zainudin menyatakan warga keberatan atas beroperasinya PUP dan KTV Joker Poker.
Warga sekitar, Pengurus Pesantren yang pada umumya merasa keberatan atas berdirinya PUP dan KTV Joker Poker, hal ini dikarenakan adanya peluang untuk membuka proses maksiat, perzinahan dan lain-lain, dan juga adanya ketidaksesuaian dengan norma madani yang syarat dengan ajaran agama dan juga erat dengan menjunjung tingginya budaya dan marwah lokal tempatan.
Jangan lupa subscribe, like, komen dan juga kunjungi Instagram kami @riauraya.tv
Video Lainnya
Notice: Use of undefined constant tag - assumed 'tag' in /home/u6048245/public_html/riauraya.tv/template/page/berita.php on line 147

